Berita Keamanan Siber

Serangan Siber pada Sistem Pengelolaan Air di Minnesota dan Pelajarannya bagi Sistem OT Daerah

Adam  ·  09 Sep 2026  ·  TLP:CLEAR

Serangan Siber pada Sistem Pengelolaan Air di Minnesota dan Pelajarannya bagi Sistem OT Daerah
Sumber: Artikel ini disusun ulang oleh KUTIM-CSIRT dari publikasi BSSN/Id-SIRTII berjudul "Laporan Analisis Insiden Serangan Siber Pada Pengelolaan Air Minnesota Dan Potensi Dampak Di Indonesia" (8 September 2026), dengan penyesuaian konteks bagi Perangkat Daerah dan badan usaha milik daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Publikasi asli beserta laporan analisis lengkapnya: BSSN/Id-SIRTII.

Pada akhir Juli 2026 terjadi rangkaian serangan siber terhadap sistem penyedia air dan air limbah di negara bagian Minnesota, Amerika Serikat, yang berdampak pada lebih dari 30 komunitas. Serangan menyasar sistem operasional fasilitas air, dan sejumlah fasilitas terdampak terpaksa beralih ke pengoperasian manual.

Yang membuat peristiwa ini layak diperhatikan bukan lokasinya, melainkan jenis sistem yang diserang: bukan sistem perkantoran, melainkan sistem kendali operasional yang menjalankan proses fisik — pompa, katup, dan takaran bahan kimia.

Catatan mengenai atribusi: memo Water Information Sharing and Analysis Center (WaterISAC) yang dikutip media menyebut aktivitas ini diduga berkaitan dengan kampanye yang sebelumnya dikaitkan dengan aktor berafiliasi negara. Namun hingga informasi tersebut dipublikasikan, pemerintah Amerika Serikat masih menyelidiki dan belum menetapkan atribusi resmi kepada kelompok mana pun. KUTIM-CSIRT tidak meneruskan dugaan atribusi tersebut sebagai fakta — yang kami ambil dari peristiwa ini adalah pelajaran teknis dan kesiapsiagaannya, bukan penunjukan pelakunya.

Mengenal SCADA dan Lingkungan OT

SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) adalah sistem untuk memantau dan mengendalikan proses industri secara langsung — misalnya pada pembangkit listrik, pengolahan air, minyak dan gas, serta manufaktur. Sistem ini menghubungkan perangkat lapangan seperti Programmable Logic Controller (PLC) dan Remote Terminal Unit (RTU) dengan pusat kendali atau Human-Machine Interface (HMI).

Lingkungan semacam ini biasa disebut OT (Operational Technology), untuk membedakannya dari TI perkantoran. Perbedaannya bukan sekadar istilah: bila sistem TI gagal, layanan terganggu; bila sistem OT gagal, proses fisik yang terganggu — air berhenti mengalir, takaran bahan kimia meleset, pompa berhenti bekerja.

Port dan Protokol yang Perlu Dikenali

Komunikasi antarkomponen di lingkungan SCADA/OT memakai protokol industri dengan port bawaan masing-masing. Mengenalinya penting karena port-port ini tidak seharusnya terjangkau dari internet:

PortProtokolKeterangan
502Modbus TCPPort standar resmi (terdaftar di IANA) untuk Modbus TCP/IP
20000DNP3Port standar TCP/UDP untuk Distributed Network Protocol
2404IEC 104Port standar untuk IEC 60870-5-104
44818 dan 2222EtherNet/IP44818 (TCP/UDP) untuk explicit messaging; 2222 (UDP) untuk implicit/real-time I/O messaging
102Siemens S7Port ISO-TSAP (RFC 1006) yang dipakai S7comm
4840OPC UA BinaryPort standar untuk protokol OPC UA binary
47808BACnetPort standar untuk BACnet/IP

Daftar ini adalah nilai bawaan yang umum. Penggunaan port pada perangkat yang benar-benar terpasang di instansi Anda tetap perlu divalidasi ulang, karena sebagian dapat dikonfigurasi berbeda.

Mengapa Sistem OT Sering Lebih Rapuh

  • Umur pakainya panjang. Perangkat kendali dirancang untuk beroperasi belasan tahun, sehingga banyak yang berjalan dengan perangkat lunak lama yang sudah tidak didukung.
  • Tidak bisa sembarang dimatikan untuk ditambal. Menghentikan proses pengolahan air demi pembaruan bukan keputusan teknis semata, melainkan keputusan layanan publik.
  • Protokol industri banyak yang tidak mengenal autentikasi. Sejumlah protokol OT dirancang pada masa ketika jaringan dianggap tertutup, sehingga perintah yang sampai ke perangkat langsung dijalankan tanpa memverifikasi siapa pengirimnya.
  • Batas antara TI dan OT kian kabur. Kebutuhan pemantauan jarak jauh membuat jaringan OT tersambung ke jaringan kantor — dan dari sana, ke internet.

Apa Artinya bagi Kutai Timur

Sistem kendali operasional bukan hanya milik industri besar. Di lingkungan pemerintah daerah, jenis sistem serupa dapat ditemui pada pengelolaan air minum, instalasi pengolahan air limbah, pengendalian kelistrikan gedung, sistem pendingin ruang peladen, serta sistem pemantauan gedung dan lalu lintas. Langkah kesiapsiagaan yang dapat dimulai:

  1. Inventarisasi lebih dahulu. Daftarkan sistem kendali yang dimiliki beserta perangkat, merek, versi, dan siapa yang memeliharanya. Banyak instansi tidak dapat memulai pengamanan OT semata-mata karena belum tahu apa yang dimilikinya.
  2. Pastikan tidak ada perangkat kendali yang terpapar langsung ke internet. Periksa apakah port-port pada tabel di atas dapat dihubungi dari luar. Ini pemeriksaan yang paling cepat memberi hasil.
  3. Pisahkan jaringan OT dari jaringan perkantoran dengan batas yang tegas, bukan sekadar VLAN yang saling terbuka.
  4. Kelola akses jarak jauh vendor. Akses pemeliharaan dari pihak ketiga sebaiknya dibuka hanya saat dibutuhkan, tercatat, dan ditutup kembali setelah selesai — bukan dibiarkan permanen.
  5. Siapkan prosedur operasi manual. Fasilitas di Minnesota dapat terus melayani warga karena mampu beralih ke pengoperasian manual. Kesinambungan layanan adalah bentuk pertahanan yang nyata.
  6. Ganti kredensial bawaan pabrik pada perangkat kendali dan antarmuka pemantauan. Kredensial bawaan untuk perangkat industri tersedia bebas di internet.
  7. Laporkan indikasi gangguan ke KUTIM-CSIRT melalui kanal pelaporan resmi. BSSN selaku National-CSIRT meminta seluruh CSIRT melakukan identifikasi dan deteksi indikasi kampanye ini pada aset internal, serta melaporkan bila ditemukan.

Referensi