Peringatan Keamanan

Peringatan Keamanan: Heap Overflow FortiOS dan FortiSwitchManager (CVE-2025-25249) Dieksploitasi Aktif

Adam  ·  10 Sep 2026  ·  KUTIM-SA-2026-058  ·  TLP:CLEAR

Peringatan Keamanan: Heap Overflow FortiOS dan FortiSwitchManager (CVE-2025-25249) Dieksploitasi Aktif

KUTIM-CSIRT mengimbau seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang mengoperasikan firewall Fortinet FortiOS atau FortiSwitchManager untuk segera memeriksa versi yang dipakai dan memasang versi perbaikan atas kerentanan CVE-2025-25249. Kerentanan ini memperoleh skor CVSS 8,1 (High) menurut NVD dan telah dimasukkan ke katalog Known Exploited Vulnerabilities (KEV) CISA pada 9 September 2026, yang berarti eksploitasinya sudah teramati di dunia nyata.

FortiOS umumnya menjadi firewall di tepi jaringan. Perangkat di posisi ini terpapar langsung ke lalu lintas dari luar, sehingga kerentanan remote code execution padanya perlu ditangani dengan prioritas tinggi walaupun tingkat kesulitan eksploitasinya dinilai tinggi.

Ikhtisar

CVE-2025-25249 adalah kerentanan heap-based buffer overflow (CWE-122, CWE-787) pada daemon cw_acd di FortiOS dan FortiSwitchManager, yang berkaitan dengan layanan CAPWAP pada antarmuka dengan akses "fabric". Penyerang jarak jauh tanpa autentikasi dapat mengirim permintaan yang dibuat khusus untuk menjalankan kode atau perintah tidak sah pada perangkat. Vektor CVSS menurut NVD: CVSS:3.1/AV:N/AC:H/PR:N/UI:N/S:U/C:H/I:H/A:H.

Fortinet menyebut mekanisme perlindungan memori seperti ASLR dan PIE mempersulit eksploitasi, sehingga kompleksitas serangan tinggi (AC:H). Workaround Fortinet berfokus pada pembatasan akses "fabric" dan port CAPWAP.

Dampak

  • Eksekusi kode atau perintah tidak sah pada firewall oleh penyerang tanpa kredensial.
  • Penguasaan firewall berarti penyerang dapat melihat dan mengubah lalu lintas, mengubah aturan, serta memperoleh pijakan menuju jaringan kantor.
  • Gangguan atau berhentinya layanan perangkat akibat kerusakan memori.

Sistem yang Terdampak

ProdukVersi TerdampakVersi Perbaikan
FortiOS 7.67.6.0 hingga 7.6.37.6.4 atau lebih baru
FortiOS 7.47.4.0 hingga 7.4.87.4.9 atau lebih baru
FortiOS 7.27.2.0 hingga 7.2.117.2.12 atau lebih baru
FortiOS 7.07.0.0 hingga 7.0.177.0.18 atau lebih baru
FortiOS 6.4Semua versi 6.4Tidak ada patch pada cabang ini; migrasi ke rilis yang diperbaiki
FortiSwitchManager 7.27.2.0 hingga 7.2.67.2.7 atau lebih baru
FortiSwitchManager 7.07.0.0 hingga 7.0.57.0.6 atau lebih baru

Entri KEV juga menyebut FortiSASE. Advisory Fortinet tidak memuat nomor versi untuk FortiSASE; produk ini adalah layanan yang dikelola vendor.

Catatan: skor CVSS yang dicatat NVD adalah 8,1, sedangkan advisory Fortinet mencantumkan 7,4. Artikel ini memakai skor NVD dan keduanya masuk kategori High.

Detail Teknis

Daemon cw_acd memproses lalu lintas CAPWAP-CONTROL (port UDP 5246 hingga 5249) pada antarmuka yang mengizinkan akses "fabric". Pemrosesan permintaan yang tidak divalidasi dengan benar menyebabkan penulisan melampaui batas penyangga di heap. Karena itu Fortinet menyarankan pembatasan akses fabric dan port tersebut sebagai workaround sementara.

Rekomendasi

  1. Inventarisasi seluruh perangkat FortiOS dan FortiSwitchManager yang dikelola Perangkat Daerah, lalu periksa versi yang berjalan.
  2. Perbarui ke versi perbaikan: FortiOS 7.6.4, 7.4.9, 7.2.12, atau 7.0.18, dan FortiSwitchManager 7.2.7 atau 7.0.6, atau yang lebih baru. Gunakan alat jalur peningkatan resmi Fortinet untuk menentukan urutan pemutakhiran.
  3. Untuk FortiOS 6.4, rencanakan migrasi ke cabang yang masih didukung; cabang ini tidak mendapat patch.
  4. Bila pemutakhiran belum dapat dilakukan, ikuti workaround Fortinet: cabut izin akses "fabric" dari antarmuka yang tidak memerlukannya, atau batasi port CAPWAP-CONTROL (UDP 5246 hingga 5249) lewat kebijakan local-in agar hanya perangkat tepercaya yang dapat menjangkau.
  5. Tinjau log dan konfigurasi perangkat yang menghadap internet untuk perubahan yang tidak dikenali (akun admin baru, aturan baru, proses atau berkas asing), dan laporkan bila ada indikasi.

Catatan Status Eksploitasi

CVE-2025-25249 tercatat di katalog KEV CISA sejak 9 September 2026. Eksploitasinya dinyatakan sudah terjadi di dunia nyata. Fortinet menerbitkan advisory FG-IR-25-084 pada 13 Januari 2026, sehingga perangkat yang belum dimutakhirkan sejak saat itu tetap berisiko.

Referensi

Perangkat Daerah yang menemukan indikasi kompromi pada sistemnya dapat menghubungi KUTIM-CSIRT melalui kanal pelaporan resmi atau csirt@kutaitimurkab.go.id.