Peringatan Keamanan

Peringatan Keamanan: 15 Kerentanan Kernel Linux Periode Agustus 2026 pada Ubuntu dan AlmaLinux

Adam  ·  27 Sep 2026  ·  KUTIM-SA-2026-078  ·  TLP:CLEAR

Peringatan Keamanan: 15 Kerentanan Kernel Linux Periode Agustus 2026 pada Ubuntu dan AlmaLinux
Sumber: Artikel ini disusun oleh KUTIM-CSIRT dari hasil pemantauan kerentanan, lalu diverifikasi satu per satu ke Canonical Ubuntu Security Tracker, errata keamanan AlmaLinux, NVD (NIST), dan katalog Known Exploited Vulnerabilities (KEV) CISA. Status perbaikan yang tercantum adalah keadaan per 26 September 2026.

KUTIM-CSIRT mengimbau seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang mengelola server berbasis Linux, khususnya Ubuntu dan AlmaLinux, untuk menindaklanjuti 15 kerentanan pada kernel Linux yang diumumkan antara 29 Juli dan 21 Agustus 2026. Sembilan di antaranya berskor CVSS 9,8 (Critical).

Perlu ditegaskan sejak awal agar penanganan tepat sasaran: langkah perbaikannya berbeda menurut distribusi. AlmaLinux sudah merilis kernel perbaikan, jadi cukup diperbarui lalu di-reboot. Untuk Ubuntu, Canonical baru merilis kernel perbaikan untuk Ubuntu 26.04 LTS (dan kernel HWE pada Ubuntu 24.04 LTS), dan itu hanya menutup 4 dari 15 kerentanan. Untuk kernel generic Ubuntu 24.04 LTS, 22.04 LTS dan 20.04 LTS, Canonical belum merilis perbaikan, sehingga menjalankan apt upgrade saat ini belum menutup kerentanan ini. Yang bisa dilakukan sekarang adalah mitigasi pada bagian Rekomendasi.

Ikhtisar

Kelima belas CVE ini adalah perbaikan dari pengembang kernel Linux untuk berbagai subsistem: jaringan (bridge, IPv6, IPsec/xfrm, SLIP, QRTR), penyimpanan (device-mapper, iSCSI, NVMe over Fabrics, iomap), klien SMB, Wi-Fi (mac80211), serta penjadwalan dan penguncian kernel. Komposisinya 9 Critical dan 6 High.

Dalam membaca skornya, ada dua hal yang perlu dibedakan:

  • Skor 9,8 tidak otomatis berarti bisa diserang dari internet. Kesembilan CVE Critical diberi vektor CVSS:3.1/AV:N/AC:L/PR:N/UI:N/S:U/C:H/I:H/A:H, yaitu penilaian terburuk yang diberlakukan seragam. Dalam kenyataannya, sebagian besar celah hanya dapat dipicu bila subsistem yang bersangkutan sedang aktif dipakai. Contohnya: server berperan sebagai target NVMe over Fabrics lewat RDMA, memakai IPsec dengan akselerasi kripto asinkron, atau memasang berbagi berkas SMB. Canonical sendiri memberi CVE-2026-74480 prioritas Medium, bukan Critical.
  • Risikonya tetap nyata untuk server yang memakai fitur tersebut. Mayoritas celah bertipe use-after-free dan buffer overflow di dalam kernel, yaitu kelas kerentanan yang dapat berujung pada eksekusi kode dengan hak tertinggi atau membuat server berhenti bekerja.

Dampak

  • Eksekusi kode dengan hak kernel. Kerusakan memori di dalam kernel (use-after-free, out-of-bounds write) yang berhasil diarahkan penyerang memberi kendali penuh atas server, melampaui batas hak akses pengguna mana pun.
  • Kebocoran data. Pembacaan memori di luar batas dapat membuka isi memori kernel, termasuk data milik proses lain.
  • Gangguan layanan. Pada banyak kasus, dampak paling mungkin adalah kernel panic, yaitu server mendadak berhenti dan harus dinyalakan ulang.
  • Lolos dari isolasi kontainer. CVE-2026-68294 (QRTR) menyangkut pemisahan network namespace. Celah jenis ini relevan bagi server yang menjalankan kontainer, karena batas antarkontainer bergantung pada pemisahan tersebut.

Sistem yang Terdampak

DistribusiVersi TerdampakVersi Perbaikan
AlmaLinux 10Semua versi kernel sebelum 6.12.0-211.56.1.el10_26.12.0-211.56.1.el10_2 atau lebih baru (errata ALSA-2026:68507)
AlmaLinux 9Semua versi kernel sebelum 5.14.0-687.49.1.el9_85.14.0-687.49.1.el9_8 atau lebih baru (menutup 14 CVE yang berlaku untuk AlmaLinux 9)
Ubuntu 26.04 LTS (kernel linux generic)Semua versi kernel sebelum 7.0.0-34.34 (untuk 4 CVE); semua versi kernel yang tersedia saat ini (untuk 11 CVE lainnya)7.0.0-34.34 atau lebih baru (USN-8816-1, 24 September 2026) menutup 4 CVE: CVE-2026-72098, CVE-2026-72129, CVE-2026-72130, dan CVE-2026-72069. Untuk 11 CVE lainnya belum tersedia, status Canonical: Vulnerable, work in progress
Ubuntu 24.04 LTS (kernel linux generic)Semua versi kernel yang tersedia saat iniBelum tersedia, status Canonical: Vulnerable. Hanya kernel HWE (linux-hwe-7.0) yang menerima 7.0.0-34.34~24.04.1 untuk 4 CVE yang sama dengan Ubuntu 26.04
Ubuntu 22.04 LTSSemua versi kernel yang tersedia saat iniBelum tersedia, status Canonical: Vulnerable, work in progress
Ubuntu 20.04 LTSSemua versi kernel yang tersedia saat iniBelum tersedia, status Canonical: Vulnerable
Catatan penting bagi pengguna Ubuntu: sebagian halaman CVE di Ubuntu Security Tracker mencantumkan notice USN-8781-1. Notice tersebut hanya berlaku untuk kernel NVIDIA Tegra (linux-nvidia-tegra), bukan kernel generic yang dipakai server pada umumnya. Jangan menganggap server Ubuntu sudah aman karena notice itu sudah terbit.

Rincian CVE

Status Ubuntu per rilis pada tabel di atas mengikuti halaman CVE-2026-74480 (status yang berlaku untuk sebagian besar CVE). Pengecualiannya adalah empat CVE yang sudah diperbaiki pada Ubuntu 26.04 LTS lewat USN-8816-1 (nomor 4, 5, 6, dan 9 pada tabel); sebelas CVE lainnya masih tercatat belum diperbaiki untuk kernel generic Ubuntu. Nomor CVE tertaut langsung ke halaman NVD masing-masing. Kolom versi perbaikan AlmaLinux menunjukkan versi kernel pertama yang menutup CVE tersebut. Kernel 6.12.0-211.56.1.el10_2 menutup kelima belasnya sekaligus, dan kernel 5.14.0-687.49.1.el9_8 menutup keempat belas CVE yang berlaku untuk AlmaLinux 9.

No.CVE IDSeveritySkorSubsistem & Jenis KerentananPerbaikan AlmaLinux 10Perbaikan AlmaLinux 9
1CVE-2026-74480Critical9,8Bridge multicast (fast-leave): use-after-free6.12.0-211.54.15.14.0-687.46.1
2CVE-2026-74556Critical9,8iSCSI (libiscsi_tcp): buffer overflow pada segmen data SCSI Response6.12.0-211.55.15.14.0-687.48.1
3CVE-2026-68426Critical9,8IPsec (xfrm) dengan kripto asinkron: use-after-free pada segmen GSO6.12.0-211.55.15.14.0-687.49.1
4CVE-2026-72098Critical9,8dm-verity (FEC): buffer overflow6.12.0-211.53.15.14.0-687.47.1
5CVE-2026-72129Critical9,8NVMe-oF target lewat RDMA (nvmet-rdma): akses di luar batas pada inline data6.12.0-211.53.15.14.0-687.46.1
6CVE-2026-72130Critical9,8NVMe-oF target, autentikasi (nvmet-auth): buffer AUTH_RECEIVE terlalu pendek6.12.0-211.50.15.14.0-687.44.1
7CVE-2026-74581Critical9,8IPv6 (fib6 rule): use-after-free6.12.0-211.51.15.14.0-687.42.1
8CVE-2026-68388Critical9,8Klien SMB (fallocate): penanganan rentang tumpang-tindih6.12.0-211.49.15.14.0-687.41.1
9CVE-2026-72069Critical9,8Penguncian kernel real-time (rt_spin_unlock): use-after-free6.12.0-211.50.15.14.0-687.44.1
10CVE-2026-68294High8,8QRTR: socket dapat dibuat di luar network namespace awal6.12.0-211.56.15.14.0-687.48.1
11CVE-2026-68409High8,8Wi-Fi (mac80211, MLO): use-after-free statistik RX6.12.0-211.53.1—
12CVE-2026-68143High7,8SLIP: race condition saat penyangga penerima dialokasikan ulang6.12.0-211.56.15.14.0-687.48.1
13CVE-2026-72102High7,8device-mapper (dm_early_create): tabel yang masih dipakai ikut dibebaskan6.12.0-211.56.15.14.0-687.49.1
14CVE-2026-64560High7,8POSIX CPU timer: use-after-free akibat race dengan exec()6.12.0-211.49.15.14.0-687.41.1
15CVE-2026-68145High7,8iomap: penulisan di luar batas pada rentang berpanjang nol6.12.0-211.51.15.14.0-687.44.1

Tanda — berarti CVE tersebut tidak tercatat mengenai kernel AlmaLinux 9. Pada kernel generic Ubuntu 20.04 hingga 24.04, seluruh CVE di atas masih berstatus belum diperbaiki.

Detail Teknis

Use-after-free. Sebagian besar celah dalam daftar ini terjadi ketika kernel membebaskan sebuah objek memori, tetapi masih menyimpan penunjuk ke objek itu dan memakainya lagi. Bila penyerang berhasil mengisi ulang memori yang sudah dibebaskan dengan data buatannya sebelum penunjuk basi itu dipakai, alur kerja kernel dapat dibelokkan. Contohnya pada CVE-2026-74480: saat sebuah anggota grup multicast keluar, kernel menghapus entri port lalu tetap melanjutkan pengulangan melalui entri yang sudah dihapus.

Buffer overflow dan akses di luar batas. Pada CVE-2026-74556 (iSCSI) dan CVE-2026-72129 (NVMe-oF lewat RDMA), kernel menerima data dari pihak di seberang jaringan dan menyalinnya ke penyangga berukuran tetap tanpa pemeriksaan panjang yang cukup ketat. Karena data itu datang dari jaringan, celah semacam ini paling berisiko bagi server yang memang menjalankan layanan penyimpanan tersebut.

Mengapa subsistem menentukan risiko. Kernel Linux memuat ratusan modul, dan sebagian besar tidak aktif pada server web atau aplikasi pada umumnya. Modul slip, qrtr, nvmet, nvmet_rdma, atau mac80211 jarang dibutuhkan server. Selama modulnya tidak termuat, celah di dalamnya tidak dapat dijangkau. Inilah dasar mitigasi bagi server yang belum bisa ditambal.

Rekomendasi

Untuk server AlmaLinux 9 dan 10 (perbaikan sudah tersedia):

  1. Perbarui kernel ke 6.12.0-211.56.1.el10_2 (AlmaLinux 10) atau 5.14.0-687.49.1.el9_8 (AlmaLinux 9) atau yang lebih baru, dengan dnf update kernel.
  2. Nyalakan ulang server. Kernel baru baru berlaku setelah reboot. Server yang sudah memasang paket kernel baru tetapi belum dinyalakan ulang masih menjalankan kernel lama yang rentan.
  3. Pastikan kernel yang berjalan sudah berganti dengan membandingkan uname -r terhadap versi perbaikan di atas.
  4. Jadwalkan reboot pada jam dengan beban layanan rendah, dan pastikan cadangan (snapshot) tersedia sebelumnya.

Untuk server Ubuntu (perbaikan baru tersedia sebagian):

  1. Ubuntu 26.04 LTS dan Ubuntu 24.04 LTS dengan kernel HWE: pasang kernel 7.0.0-34.34 (26.04) atau 7.0.0-34.34~24.04.1 (24.04 HWE) lewat pembaruan paket kernel, lalu nyalakan ulang server. Kernel ini baru menutup empat CVE (CVE-2026-72098, CVE-2026-72129, CVE-2026-72130, CVE-2026-72069), sehingga mitigasi untuk sebelas CVE lainnya tetap diperlukan.
  2. Untuk Ubuntu 24.04 LTS (kernel generic), 22.04 LTS dan 20.04 LTS, jangan menganggap apt upgrade sudah menutup celah ini. Tetap lakukan pembaruan rutin, tetapi pantau Ubuntu Security Notices sampai kernel perbaikan untuk rilis Anda terbit, lalu pasang dan nyalakan ulang server.
  3. Nonaktifkan modul kernel yang tidak dipakai. Periksa modul yang termuat dengan lsmod. Bila slip, qrtr, nvmet, nvmet_rdma, iscsi_tcp, atau mac80211 tidak dibutuhkan server, cegah pemuatannya dengan menambahkan baris install <nama_modul> /bin/false pada berkas di /etc/modprobe.d/. Lakukan hanya untuk modul yang dipastikan tidak dipakai. Server penyimpanan iSCSI, misalnya, justru membutuhkan iscsi_tcp.
  4. Bagi pelanggan Ubuntu Pro, aktifkan Canonical Livepatch agar perbaikan kernel dapat diterapkan tanpa reboot segera setelah dirilis.
  5. Batasi akses jaringan ke layanan penyimpanan (iSCSI, NVMe-oF, SMB) hanya dari alamat yang memang membutuhkannya.

Berlaku umum: lakukan inventarisasi terlebih dahulu, yaitu daftar server Linux yang dikelola beserta distribusi dan versi kernel yang sedang berjalan (bukan sekadar yang terpasang). Tanpa inventaris, imbauan ini sulit ditindaklanjuti secara terukur. Perangkat Daerah yang membutuhkan pendampingan dapat menghubungi KUTIM-CSIRT melalui csirt@kutaitimurkab.go.id.

Catatan Status Eksploitasi

Berdasarkan pemeriksaan kami terhadap katalog Known Exploited Vulnerabilities (KEV) CISA per 26 September 2026, tidak satu pun dari 15 CVE ini tercatat sedang dieksploitasi secara aktif. Prioritas penanganan karenanya ditentukan oleh skor keparahan dan pemakaian subsistem terkait di masing-masing server, bukan oleh bukti serangan yang sedang berlangsung.

Referensi