Banyak pembobolan akun berawal dari satu klik pada tautan di email, WhatsApp, atau SMS. Kebiasaan pekan ini: periksa tautan sebelum membuka atau mengisi apa pun.
Lakukan
- Tahan jari di tautan (HP) atau arahkan kursor (komputer) untuk melihat alamat sebenarnya sebelum diklik.
- Pastikan domainnya resmi, misalnya berakhiran
kutaitimurkab.go.id. Waspadai huruf mirip (rnuntukm,0untuko) dan domain tempelan sepertikutaitimurkab.go.id.verifikasi-akun.com, yang sebenarnya milikverifikasi-akun.com. - Ragu? Periksa di Cek Phishing, atau buka situs resminya dengan mengetik alamatnya sendiri di browser.
- Pesan yang mendesak ("akun diblokir hari ini", "tagihan jatuh tempo", "hadiah hangus") adalah tanda bahaya, bukan alasan untuk buru-buru.
- Jangan pernah memasukkan password atau kode OTP di halaman yang dibuka dari tautan pesan.
Kalau sudah terlanjur
Ganti password akun terkait dari perangkat lain, keluarkan semua sesi login, lalu laporkan lewat formulir lapor. Langkah lengkapnya ada di Saya kena phishing.
Edisi berikutnya: password dan verifikasi dua langkah.